Beranda » Naskah Khutbah » Pemilu Selesai Persatuan jangan Bongkar

Pemilu Selesai Persatuan jangan Bongkar

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ وَاسِعِ الْفَضْلِ وَالْاِحْسَانِ، وَمُضَاعِفِ الْحَسَنَاتِ لِذَوِي الْاِيْمَانِ وَالْاِحْسَانِ، أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ دَائِمُ الْمُلْكِ وَالسُّلْطَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَخِيْرَتُهُ مِنْ نَوْعِ الْاِنْسَانِ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمِ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الصِّدْقِ وَالْاِحْسَانِ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا اَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ أُوْصِيْكُمْ وَ إِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ ، قَالَ اللّٰهُ تَعَالىَ أَعُوْذُ بِا اللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجَيْمِ وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖوَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ وَكُنْتُمْ عَلٰى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَاَنْقَذَكُمْ مِّنْهَا ۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ

Ma’asyirol muslimin rahimakumullah …

Pada kesempatan yang pernuh keberkahan ini, ijinkan khatib juga mengingatkan kepada diri khatib pribadi dan umumnya kepada para jamaah untuk senantiasa meningkatkan dan menguatkan ketakwaan kepada Allah swt dengan menjalankan semua perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya. Jangan sampai kita menjadi golongan sebaliknya, yakni orang yang meninggalkan perintah-Nya.

Hadirin jamaah jum’at yang berbahagia

Alhamdulilah, kemarin pada hari rabu tanggal 14 Februari 2024 seluruh masyarakat Indonesia melakasan pemilu untuk  memilih presiden dan wakil presiden, Calon DPR-RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota. Semoga demokrasi yang baru kita laksanakan menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik, bangsa yang beretika, bangsa yang selalu mencintai persatuan dan kesatuan. Pemilu sudah selesai persatuan diantara kita jangan sampai bongkar. Mari kita bersatu padu untuk membangun negara Indonesia yang aman dan tentram. Hal ini didasarkan pada al-Qur’an surat Saba/34 ayat 15

 بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَّرَبٌّ غَفُوْرٌ

(Negerimu) adalah negeri yang baik (nyaman), sedangkan (Tuhanmu) Tuhan Yang Maha Pengampun.” (Saba’/34:15)

Agar menjadi bangsa yang baik dan bermartabat maka persatuan merupakan kunci untuk meraihnya. Sebuah keluarga yang bersatu akan mampu menciptakan lingkungan keluarga yang baik dan damai, sebuah organisasi yang bersatu akan mampu merealisasikan visi dan misinya dengan maksimal, demikian pula sebuah bangsa yang bersatu akan mampu menciptakan bangsa yang kondusif dan hidup dengan rukun warganya. Hal ini didasarkan pada al-Qur’an Surat Ali-Imran [3] : 103

وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖ ….

Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai, ….

Dalam tafisr ibnu katsir dijelaskan bahwa bihablillahi yakni al-qur’an. Sebagaimana yang disebutkan di dalam hadis Al-Haris Al-A’war, dari sahabat Ali secara marfu’ mengenai sifat Al-Qur’an, yaitu:

فِي صِفَةِ الْقُرْآنِ: “هُوَ حَبْلُ اللهِ الْمتِينُ، وَصِرَاطُهُ الْمُسْتَقِيمُ”.

Al-Qur’an adalah tali Allah yang kuat dan jalan-Nya yang lurus. Sedangkan tafarraqu

أمَرَهُم بِالْجَمَاعَةِ وَنَهَاهُمْ عَنِ التَّفْرِقَةِ

Allah memenntahkan kepada mereka untuk menetapi jamaah (kesatuan) dan melarang mereka bercerai-berai.

Hadirin jamaah jum’at yang dirahmati Allah

Berkaitan dengan pentingnya menjaga persatuan, Rasulullah saw pernah memberikan nasihat dalam satu hadisnya  yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Anas ra, bahwa Rasullah SAW bersabda,

لاَتَقَا طَعُوا وَلاَتَدَا بَرُوا وَلَاتَبَا غَضُوا وَلاَتَحَا سَدُوا، وَكُونُواعِبَادَ اللهِ إخْوَانًا ، وَلاَيَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أنْ يَهْجُرَ أخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثٍ . (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)

“Jangan putus-memutus hubungan, jangan belakang-membelakangi, jangan benci-membenci, dan jangan hasud menghasud. Jadilah kamu hamba Allah sebagai saudara, dan tidak dihalalkan bagi seorang Muslim mendiami saudara sesama Muslimnya lebih dari tiga hari.”

 (Laa taqoo tho’uu) Janganlah memutus hubungan yang telah terjalin dengan baik karena perbedaan pilihan. Nabi pernah mengingatkan bahwa

 لَا يَدْخُلُ الجَنَّةَ قَاطِعٌ

Tidak akan masuk surga seeseorang yang memutuskan silaturahmi.  

(Wa laa tadaa baruu) Jangan saling membelakangi yakni jangan ketika jumpa dengan saudaranya muslimin buang muka, atau lebih ringkasnya ialah jangan bermusuhan).

(Wa laa tabaa ghodhuu) janganlah saling membenci. Doctor Albert Benson dari fakultas kedokteran di Universitas Harvard hasil penelitiannya mengatakan apabila didalam jiwa seseorang terdapat sifat kebencian maka akan terlepaslah hormon-hormon stress dan sel-sel otot jantung menjadi berlebihan yang mengakibatkan serangan jantung. Karena pada jiwa yang ada kebencian akan timbul kemarahan. Padahal nabi pernah mengingatkan laa taghdhoob (jangan marah)

(Wa laa tahaa saduu) janganlah saling menghasud. Memiliki sifat iri dan dengki apabila orang lain mendapatkan kebahagiaan. Sifat hasad ini merupakan sifat tercela, yang mempunyai energi negatif dan dapat membahayakan manusia. Rasulullah SAW bersabda

اِياَّ كُم وَالحَسَدَ فَاِنَّ الْحَسَدَ يَاْ كُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَاْ كُلُ النَّارُ الحَطَبَ

”Jauhkanlah dirimu dari hasad karena sesungguhnya hasud itu memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api memakan kayu-bakar.” (HR. Abu Dawud).

وَكُونُواعِبَادَ اللهِ إخْوَانًا  Jadilah kamu hamba Allah sebagai saudara.

وَلاَيَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أنْ يَهْجُرَ أخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثٍ dan tidak dihalalkan bagi seorang Muslim mendiami saudara sesama Muslimnya lebih dari tiga hari

 

Hadirin jamaah jum’at yang dimulikakan Allah SWT

Semoga Allah SWT membimbing kita semua untuk selalu menjaga tali silaturahmi dan dijauhkan dari penyakit hati.  Dan kita berdo’a semoga pemimpin yang terpilih menjadi pemimpin yang amanah, berjuang demi kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi, menjadi pemimpin yang baik dalam menunaikan tugasnya. aamin

بٰارَكَ اللّٰهُ لِى وَلَكُمْ فِى الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ ، وَنَفَعَنٖـى وَاِيَّاكُمْ مِنَ اْلٰايَاتِ وَالذِّكْرِ اْلحَكِيْمُ، وَتَقَبَّلَ مَنِّى وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهٗ اِنَّهٗ هُوَالسَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ .

Khutbah kedua

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَااَمَرَ . أَشْهَدُ اَنْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهٗ لاَشَرِيْكَ لَهٗ اِرْغَامًا لِمَنْ حَجَدَ بِهٖ وَكَفَرَ . وَ أَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهٗ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ اْلخَلاَئِقِ وَالْبَشَرِ.  اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمِ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا.

اَمَّابَعْدُ : فَيَااَيُّهَاالنَّـاسُ اتَّقُوااللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهٖ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ . وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللّٰهَ اَمَرَ كُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَفِيْهِ بِنَفْسِهٖ وَثَنَّـٰى بِالْمَلآئِكَةِ قُدْسِهٖ . فَقَالَ تَعَالٰى . اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا  ٥٦ اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمِ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  .وَارْضَ عَنَّامَعَهُمْ بِرَحْمَتَكَ يٰآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ .

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَ اللّٰهِ . إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيَ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلٰى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرْ

Oleh
Toto Heriyanto, S.Pd.I., M.Ag.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas YARSI-Jakarta

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko

Nun Media Berkah

Selamat datang di Toko Kami. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang, ada yang bisa Saya bantu