Beranda » Naskah Khutbah » YARSI MENCIPTAKAN SANTRI “MUDIN DAN ‘AMIL PERAWAT JENAZAH” SIAP PAKAI DI MASYARAKAT

YARSI MENCIPTAKAN SANTRI “MUDIN DAN ‘AMIL PERAWAT JENAZAH” SIAP PAKAI DI MASYARAKAT

Parung, Bogor 2 Juli 2025, Universitas YARSI, melalui Pusat Pemberdayaan Desa, menggelar “Pelatihan Perawatan Jenazah” di Islamic Boarding School Nurul Iman, Waru, Parung, Bogor, pada 2 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Keada Masyarakat yang didanai hibah internal Universitas YARSI melaui Pusat YARSI Empowerment Village, sebagai bentuk pemberdayaan bagi mitra PKM untuk menyiapkan dan mencetak para santriwannya sebagai tenaga mudin atau ‘amil  yang memiliki bukan hanya kompetensi wawasan teoritis keagamaan terkait perawatan jenazah, namun memiliki skill yang mumpuni untuk menyelesaikan problem kegiatan pasca kematian, melalui praktik memandikan, mengkafankan, mensalatkan hingga menguburkan.

Pelatihan perwatan jenazah ini berlangsung pada 2 Juli 2025 ini secara resmi dibuka oleh Habib Dr. Idrus Al Haddar, sebagai Pengawas Yayasan Al- Ashriyyah Nurul Iman dan sekaligus ketua BAUM.  Yang mana dalam sambutannya menyampaikan apresisasi kepada Universitas YARSI atas kepedulian dan kontribusinya dalam mendukung peningkatan skill santriawan khususnya sebagai mudin dalam perawatan jenazah. Pelatihan ini juga dihadiri oleh Dr SubaikiIkhwan, M.Pd, selaku Wakil Ketua, STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) dimana pelatihan perawatan jenazah ini dilaksanakan di ruang aula STAI.

Lima narasumber hadir untuk memperkaya wawasan peserta dalam pelatihan ini. H Andri Gunawan, S.Pd.I., BA (Hons), M.Phil.  membuka pelatihan ini dengan memaparkan tujuan diadakannya pelatihan perwatan jenazah ini, selain dalam rangka  merealisasikan kewajiban catur darma perguruan Tinggi. Dr Ade Nursanti.B.hsC., M.Ed., memaparkan sikap yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslim bila terjadi kematian pada orang yang terdekat dengan kita. Selanjutnya pelatihan diberikan oleh Amir Mahmud Lc., LL.M yang mendemontrasikan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan seorang muslim menjelang sakaratul maut dan pasca kematian. Seperti membacakan talqin kalimat tauhid saat dicabutkanya nyawa dan dilanjutkan dengan kegiatan cara penyusunan kain kafan, sebelum jenazah dimandikan. Irwandi M Zen, Lc., MA., memberikan pelatihan salat jenazah, baik jenazahnya hadir saat itu, maupun jenazahnya ghaib jauh tempatnya.

Dr. dr. Endy Muhammad Astiwara, MA memberikan jawaban-jawaban terhadap pertanyaan peserta terkait jenazah yang kematiannya di luar normal kebiasaan, seperti kasus covid, kematian karena kecelakaan, dan kasus mutilasi berdasarkan fatwa MUI .

Pelatihan ini diikuti oleh 37 peserta beberapa dewan Guru. Untuk mengevaluasi sejauh mana pemahaman peserta, maka peserta diberikan kuesioner baik sebelum pelatihan, dan setelah pelatihan. Kuesioner tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam memperaktikkan perwatann jenazah dengan komponennya, yaitu memandikan, menkafankan, mensalatkan dan menguburkan.

Seluruh media pelatihan seperti kuesioner, pamphlet, kain kafan serta alat-alat yang dibutuhkan sudah dipersiapkan oleh tim dan mahasiswa guna mendukung kelancaran dan kesukesan pelatihan ini.

Kegiatan pelatihan perawtan jenazah ini pula dalam pelaksanaannya dibantu oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas YARSI, yaitu  Ameliah, Muthi’ah Aurellia Fitriani, Aldiena Zahwa Aly dan Melda Yusfita. Mereka turut serta berperan aktif sebagai panitia pelaksana  dalam membantu persiapan teknis, mendokumentasikan, serta memberikan pendampingan peserta selama pelatihan ini berlangsung. Kehadiran mereka menunjukkan keterlibatan aktif civitas akademika  Univertias YARSI dalam kegiatan pengabdian kepada Masyarakat secara langsung dilapangan.

Kegiatan ini juga merupakan kontribusi nyata Univeritas YARSI terhadap pencapaian sustainable  Development Goals (SDGs). Secara khusus, mendukung pencapaian SDG 4 memastikan Pendidikan yang berkualitas dan memberikan kesempatan belajar seumur hidup untuk semua, SDG 5 mencapai  dan memberdayaan semua. Dengan menumbuhkan dan menciptakan mudin dan ‘amil perawat jenazah, Universitas YARSI tidak hanya menciptakan perubahan, tetapi juga menyiapkan SDM handal dan siap pakai, bertanggung secara agama dan social.

Kegiatan ini juga merupakan kontribusi nyata Universitas YARSI terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Secara khusus, program ini mendukung pencapaian SDG 2 (Mengakhiri kelaparan dan mendorong ketahanan pangan), SDG 3 (Menjamin kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan semua orang), serta SDG 12 (Menjamin pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan). Dengan menanamkan pemahaman tentang pentingnya keamanan dan kehalalan pangan, Universitas YARSI tidak hanya menciptakan perubahan perilaku konsumen, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif menuju gaya hidup sehat dan bertanggung jawab

Melalui pelatihan ini, Univeritas YARSI berharap agar para peserta pelatihan ini pada tahap selanjutnya menjadi instuktur dilingkungan mereka dalam menciptakan skill yang mumpuni bagi santriawan sehingga mampu menjadi anggota Masyarakat yang mandiri, cerdas dan bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa dan Masyarakat,  program ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi yang tepat sasaran mampu menciptakan perubahan dan kemandirian.

Salam pengabdian,

Amir Mahmud (ketua Tim PKM)

Pusat YARSI Empowerment Village

Universitas YARSI

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko

Nun Media Berkah

Selamat datang di Toko Kami. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang, ada yang bisa Saya bantu