AD-DAKHÎL FI Al-MA’THÛR DALAM KITAB TAFSIR
Harga aslinya adalah: Rp120,000.Rp90,000Harga saat ini adalah: Rp90,000.
Diskon 25%Stok habis
Alasan berbelanja di Nun Media Berkah
- Pesanan sebelum jam 2 siang akan diproses dihari yang sama
- Garansi uang kembali
Deskripsi
Ulasan (0)
Deskripsi
| Kategori | Islam |
|---|

Deskripsi
| Judul | : | AD-DAKHÎL FI Al-MA’THÛR DALAM KITAB TAFSIR |
| Penulis | : | Wifa El-Khairah Ramadhan |
| ISBN | : | 978-623-94292-9-4 |
| Halaman | : | 169 halaman |
| Terbit | : | Juni 2022 |
| Sampul | : | SoftCover |
| Harga | : | Rp. 90.000,00 |
Sinopsis
Buku ini berjudul “ad-Dakhil fî al-Ma’thûr dalam Kitab Tafsir. Analisis Kitab Hâshiyah al-Sâwî ‘Alâ Tafsîr al-Jalâlain Karya Imam Ahmad bin Muhammad al-Sâwî al-Mâlikî (w. 1825 M)”. Tujuan penulisan buku ini adalah untuk menganalisis bentuk ad-Dakhîl yang terjadi pada hâshiyah al-Sâwî, implikasi serta sikap al-Sâwi terkait ad-Dakhîl dalam kitabnya.
Buku yang penulis buat ini berbeda dengan buku yang telah dilakukan oleh penulis sebelumnya yang menganalisa tentang isrâ’iliyyât dalam hâshiyah al-Sâwi ‘ala tafsîr al-Jalalain Karya Sâwî al-Malikî”. Perbedaannya terdapat pada cakupan penelitan yang lebih luas yaitu ad-Dakhîl yang juga mencakup penggunaan riwayat-riwayat isrâ’iliyyât dan hadis-hadis dha’îf.
Dalam buku ini penulis meggunakan metode deskriptif analitis, hal ini berguna untuk mengungkap dan mengurai apa saja riwayat-riwayat hadis yang ada dalam penafsiran hâshiyah al-Sâwî ‘ala tafsîr al-Jalâlain, sedangkan penulis menggunakan metode analisis adalah tiada lain sebagai upaya penulis agar dapat menganalisa kedudukan daripada hadis-hadis dha’îf dan riwayat isrâ’iliyyât. Dengan demikian, pendekatan yang dinilai tepat untuk menganalisa kedudukan hadis-hadis dha’îf atau riwayat isrâ’iliyyât tersebut adalah dengan menggunakan pendekatan kritik sanad hadis.
Adapun hasilnya, buku ini menemukan 4 riwayat isrâ’iliyyât dan 3 hadis dha’if. Dalam menyikapi riwayat yang dicantumkan, al-Sâwî terkadang memberi komentar pada riwayatnya dengan memberikan kritik terhadap sanad atau memberi penjelasan tentang maksud riwayat tersebut, akan tetapi komentar yang dikemukakan al-Sâwi belum dikategorikan kritis dan selektif, jika ditinjau dari sisi matan maupun sanad. Sehingga pencantuman riwayat isrâ’iliyyât dan hadis dha’îf yang tidak disertai dengan sikap kritis dan selektif dikhawatirkan akan menjauhkan dari tujuan Al-Qur`an yang sebenarnya. Namun jika kita melihat kedudukan serta kualitas imam al-Sâwi sebagaimana yang dijelaskan dalam biografinya, keniscayaan penyimpangan (ad-Dakhîl) rasanya sulit ditemukan, meskipun tafsir beliau termasuk tafsir bi al-Ra’yi, kredibilitas imam al-Sâwi tidak diragukan lagi sebagai mufassir yang ensiklopedis dan menguasai berbagai disiplin ilmu. Tetapi terhadap riwayat isrâ’iliyyât dan hadis dha’îf ia seperti para pendahulunya mengutip riwayat kurang selektif, ada yang shahîh dan ada juga maudhu’
Ulasan (0)
Tinggalkan Balasan
AD-DAKHÎL FI Al-MA’THÛR DALAM KITAB TAFSIR
Stok habis






Ulasan
Belum ada ulasan.